SEKumpulan ARtikel SENDiri

Tempo Pertama Bekerja Berkelahi Melawan Sinar Welding

30 Nov 2014 - 12:53 WIB

Menunggu waktu kelulus sekolah memang terbilang lama, ketika lulus penulis tidak tahu arah dan tujuan hidup mau di bawa kemana, awalnya ingin melanjutkan pendidikan ke kejenjang sarjana, namun ketika melihat kondisi orang tua yang pontang panting cari uang setiap hari hanya untuk penulis, penulis pun mengambil keputusan untuk bekerja , walaupun sekarang ini mencari pekerjaan sangatlah sulit, allhamdulilah seorang guru sekolah menawarkan pekerjaan di sebuah pabrik spare part sepeda motor.

Kemunculan izasah yang di tunggu belum juga turun ,untuk masuk pabrik di pending sebentar, alhasil guru sekolah mengusahaan penulis untuk masuk bekerja, walaupun harus bolak balik cikarang subang, dengan penuh syukur penulis mendapatkan panggilan tes dengan melalui yayasan, tes pertama lolos dengan sempurna , penulis menunggu hasil tes ke dua kurang lebih satu minggu setelah tes pertama.

Semua tes terlaksanakan, dari sekian rumitnya tes masuk kerja alhasil penulis lolos untuk masuk bekerja di pabrik, Hari pertama bekerja untuk mengisi formulir pembuatan ATM , JAMSOSTEK ,Tanda tangan Kontrak dan lainya, penulis hanya duduk di sebuah katin yang sepi dari karyawan pabrik, awalnya punya rencana pulang , namun satpa melarang untuk keluar pabrik, ahirnya penulis menunggu hingga karyawan pabrik pulang, walaupun di sela sela kesepian hanya berfikir untuk maju dan suskess.

Penulis di perbolehkan masuk pabrik dengan membawa sapu dalam waktu 1bulan, dengan dikenalkan seorang atasan penulis sampai detail detail pabrik tersebut, dari sekian banyak tes yang cukup memakan waktu penulis hanya di tempatkan untuk kerja rodi atau kerjaanya ngelas department welding, namun penulis tetap bersyukur bisa menyumbang ekonomi keluarga, walaupun harus berkelahi melawan sinar las setiap hari.

Penulis anggap sebagai tantangan hidup yang harus di jalani, dalam kontrak enam bulan lamanya penulis sungguh senang bekerja di pabrik tersebut , selain mempunyai banyak sahabat, penulis juga mempunyai skill untuk bekal penulis, yah walaupun pabrik meminta penulis untuk tanda tangan kontrak yang ke dua , penulis menolak, karena mata adalah segalanya bahkan jendela dunia.

Mencoba memulai untuk mencari pekerjaan yang lebih layak , walaupun harus kesana kemari mencari informasi lowongan , apapun pekerjaannya yang harus penulis lakukan adalah kesabaran dan cintai pekerjaannya.

Tulisan Lainnya


TAGS   Personal / personal / pengalaman / Tentang /